Rabu, 24 November 2010

EDGE for Mobile Internet

EDGE for Mobile Internet

Pengertian EDGE for Mobile Internet

EDGE atau Enhanced Data rates for GSM Evolution adalah teknologi evolusi dari GSM dan IS-136. Tujuan pengembangan teknologi baru ini adalah untuk meningkatkan kecepatan transmisi data, efesiensi spektrum, dan memungkinkannya penggunaan aplikasi-aplikasi baru serta meningkatkan kapasitas.

Pengaplikasian EDGE pada jaringan GSM fase 2+ seperti GPRS dan HSCSD dilakukan dengan penambahan lapisan fisik baru pada sisi Radio Access Network (RAN). Jadi tidak ada berubahan di sisi jaringan inti seperti MSC, SGSN, ataupun GGSN.

EDGE for Mobile Internet

Kapasitas EDGE Sebagai Teknologi Data Transfer Tingkat Advance

GPRS menawarkan kecepatan data sebesar 115 kbps, dan secara teori dapat mencapai 160 kbps. Sedangkan pada EDGE kecepatan datanya sbesar 384 kbps, dan secara teori dapat mencapai 473,6 kbps. Secara umum kecepatan EDGE tiga kali lebih besar dari GPRS. Hal ini dimungkinkan karena pada EDGE digunakan teknik modulasi (EDGE menggunakan 8PSK, GPRS menggunakan GMSK) dan metode toleransi kesalahan yang berbeda dengan GPRS, dan juga mekanisme adaptasi pranala yang diperbaiki. EDGE juga menggunakan coding scheme yang berbeda dengan GPRS. Dalam EDGE dikenal 9 macam skema pengkodean, sedangkan di GPRS hanya ada 4 skema pengkodean .

EDGE for Mobile Internet

Sekilas Sejarah Perkembangan Teknologi EDGE

EDGE mengalami perkembangan dari beberapa generasi terdahulu. Perkembangan teknologi ini didahului oleh AMPS sebagai teknologi komunikasi seluler generasi pertama pada tahun 1978, hingga sekarang (tahun 2006), perkembangan nya sudah sampai pada teknologi generasi ke-4, walaupun masih dalam tahap penelitian dan uji coba. GSM sendiri sebagai salah satu teknologi komunikasi mobile generasi kedua, merupakan teknologi yang saat ini paling banyak digunakan di berbagai negara. Dalam perkembangannya, GSM yang mampu menyalurkan komunikasi suara dan data berkecepatan rendah (9.6 - 14.4 kbps), kemudian berkembang menjadi GPRS yang mampu menyalurkan suara dan juga data dengan kecepatan yang lebih baik, 115 kbps.

Pada fase selanjutnya, meningkatnya kebutuhan akan sebuah system komunikasi mobile yang mampu menyalurkan data dengan kecepatan yang lebih tinggi, dan untuk menjawab kebutuhan ini kemudian diperkenalkanlah EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) yang mampu menyalurkan data dengan kecepatan hingga 3 kali kecepatan GPRS, yaitu 384 kbps.

Pada pengembangan selanjutnya, diperkenalkanlah teknologi generasi ketiga, salah satunya UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service), yang mampu menyalurkan data dengan kecepatan hingga 2 Mbps. Dengan kecepatan hingga 2 Mbps, jaringan UMTS dapat melayani aplikasi-aplikasi multimedia (video streaming, akses internet ataupun video conference) melalui perangkat seluler dengan cukup baik. Perkembangan di dunia telekomunikasi seluler ini diyakini akan terus berkembang, hingga nantinya diperkenalkan teknologi-teknologi baru yang lebih baik dari yang ada saat ini. Akhir-akhir ini, para ilmuwan berusaha mengembangkan teknologi telekomunikasi seluler dengan jangkauan yang sangat lebar, tingkat mobilitas tinggi, layanan yang terintegrasi, dan berbasikan IP (mobile IP). Teknologi ini diperkenalkan dengan nama “Beyond 3G” atau 4G.

EDGE for Mobile Internet

Kapasitas dan Kapabilitas EDGE Sebagai Teknologi Mobile Generasi Ketiga (3G)

Sebagaimana telah disinggung pada poin sebelumnya, EDGE memiliki Dalam transfer data, misalnya, teknologi EDGE bisa tiga kali lebih cepat dari teknologi GPRS. Artinya, bila pelanggan selular ingin mendownload pesan MMS dengan teknologi GPRS memerlukan waktu puluhan detik, tapi dengan teknologi EDGE, hanya perlu waktu beberapa detik saja.

Kelebihan lain, bila teknologi GPRS memiliki kemampuan transfer data hingga 114 Kbps, teknologi EDGE mampu mendukung data, layanan multimedia hingga 384 Kbps. EDGE merupakan sebutan baru buat GSM 384. Teknologi ini disebut GSM 384, karena memiliki kemampuan transmisi data hingga 384 Kbps.

Menurut GSM World Association, EDGE bahkan dapat mencapai kecepatan hingga 473,8 kbps. Dengan EDGE, operator seluler dapat memberikan layanan komunikasi data dengan kecepatan lebih tinggi dibandingkan GPRS, di mana GPRS hanya mampu melakukan pengiriman data dengan kecepatan sekitar 25 Kbps. Begitu juga bila dibandingkan platform lain, kemampuan EDGE mencapai 3-4 kali kecepatan akses jalur kabel telepon (biasanya sekitar 30-40 kbps) dan hampir 2 kali lipat kecepatan CDMA 2000 1x yang hanya sekitar 70-80 kbps. Tentang layanan yang diberikan teknologi ini, yakni berbagai aplikasi layanan generasi ketiga yakni audio streaming kualitas tinggi, video streaming, permainan on line, high speed download .

EDGE for Mobile Internet

Implementasi EDGE

Seperti namanya, EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution), adalah teknologi yang dikembangkan dengan teknologi dasar GSM dan GPRS. Sebuah sistem EDGE dikembangkan dengan tetap menggunakan perangkat yang terdapat pada jaringan GSM/GPRS. Jadi EDGE tidak bisa sendiri. Sebuah sistem GPRS terdiri dari SGSN (Serving GPRS Support Node) dan GGSN (Gateway GPRS Support Node), yang merupakan jaringan corenya, yang ditambahkan pada sebuah jaringan GSM sebelumnya. Sedangkan pada sisi radionya, jaringan GPRS membutuhkan penambahan PCU pada perangkat radio jaringan GSM sebelumnya.

Pengimplementasian EDGE pada jaringan existing GPRS hanya memerlukan penambahan pada sisi radio aksesnya saja. Sedangkan pada sisi jaringan intinya, EDGE menggunakan perangkat dan protokol yang sama dengan yang digunakan pada jaringan GPRS sebelumnya. Perbedaan jaringan GPRS dan EDGE hanya terdapat pada sisi radio akssnya saja, sedangkan pada sisi jaringan intinya, EDGE dan GPRS menggunakan piranti dan protokol yang sama. Sebuah jaringan GPRS dapat diupgrade menjadi sebuah jaringan dengan sistem EDGE hanya dengan menambahkan sebuah EDGE Transceivier Unit (TRU) pada sisi radio aksesnya.

EDGE for Mobile Internet

Proses Kecepatan EDGE

EDGE adalah sebuah cara untuk meningkatkan kecepatan data pada pranala radio GSM. Dengan menggunakan teknik modulasi dan skema pengkodean yang berbeda dengan sistem GPRS sebelumnya, serta dengan melakukan pengaturan pada pranala protokol radionya, EDGE menawarkan kapasitas yang secara signifikan jauh lebih besar dari yang dimiliki oleh system GPRS. Jadi secara umum ada tiga aspek teknik baru pada EDGE jika kita bandingkan dengan GPRS, yaitu

  • Teknik Modulasi

  • Teknik Coding

  • Radio Access Network (RAN)

EDGE for Mobile Internet

Modulasi Pada EDGE

Untuk mendapatkan kecepatan transfer yang lebih tinggi dari GPRS yang menggunakan modulasi GMSK (Gausian Minimum Shift Keying), EDGE menggunakan teknik modulasi yang berbeda dengan GPRS yaitu 8PSK (8-Phase Shif Keying). Gambar dibawah ini menunjukan visualisasi dari modulasi GMSK pada GPRS dan 8PSSK pada EDGE yang digambarkan pasa sebuah diagram I/Q, dimana I adalah sumbu real dan Q adalah sumbu imajiner.

Dengan menggunakan modulasi 8PSK, sebuah symbol dikodekan dengan menggunakan 3 bit, sedangkan pada GMSK sebuah symbol dikodekan dengan 1 bit. Karena GMSK dan 8PSK mempunyai simbol tingkat yang sama, yaitu sebesar 270 ksimbol/s, maka secara keseluruhan tingkat modulasi pada 8PSK akan menjadi 3 kali lebih besar daripada GMSK, yaitu sebesar 810 kb/s.

Berdasarkan penjelasan di atas, jarak antar simbol pada 8PSK adalah lebih pendek daripada jarak antar simbol pada GMSK, karena dalam 8PSK ad 8 simbol sedengkan pada GMSK hanya ada 2 simbol. Makin pendek jarak antar simbol mengakibatkan besar tingkat sinyal antar satu simbol dengan simbol lainnya lebih sulit untuk dibedakan. Sehingga kemungkinan terjadinya kesalahan lebih besar.

Pada kondisi sinyal radio yang cukup baik, perbedaan jarak antar simbol ini tidak terlalu berpengaruh terhadap kualitas data yang dikirim. Pada saat kondisi sinyal radio yang buruk, maka diperlukan penambahan ekstra bit yang akan digunakan sebagai sebagai koreksi kesalahan, sehingga data yang salah diterima dapat diperbaiki. Sehingga kualitas data pada EDGE tidak kalah dengan kualitas data pada GPRS yang menggunakan MPSK. Lagi pula, dalam EDGE juga digunakan modulasi MPSK yang digunakan pada CS1 sampai dengan CS4 - nya, dan juga dalam EDGE ada proses “penyesuaian paket” yang dapat merubah jenis CS yang digunakan bila terjadi kesalahan pada data yang dikirim.

EDGE for Mobile Internet

Teknik Pengkodean Pada EDGE

Pada EDGE dikenal 9 macam teknik pengkodean, yaitu MCS (Modulation Coding Scheme ) 1 sampai dengan MCS9. Sedangkan pada GPRS hanya digunakan 4 buah teknik pengkodean, yaitu CS (coding Scheme) 1 sampai dengan SC4. Empat teknik pengkodean pertama pada EDGE, MCS1 sampai dengan MCS4, menggunakan modulasi GMSK, sama seperti yang digunakan pada GPRS. Sedangkan 5 teknik pengkodean lainnya, MCS5 sampai dengan MCS9, menggunakan modulasi 8PSK.

Baik pada GPRS ataupun EDGE, tingkatan skema pengkodean yang lebih tinggi menawarkan kecepatan data yang lebih tinggi pula tapi di samping itu, makin tingggi tingkatan skema pengkodeannya, maka ketahanannya terhadap kesalahan makin rendah. Artinya, makin tinggi kecepatan paket data, maka makin mudah paket data itu mengalami kesalahan dalam pengirimannya. Hal ini karena, makin tinggi tingkatan skema pengkodeannya, maka tingkatan mekanisme “koreksi kesalahan” yang digunakan makin rendah.

Walaupun MCS1 sampai dengan MCS4 pada EGDE sama-sama menggunakan modulasi GMSK seperti CS1 sampai dengan CS4 pada GPRS, tetapi keduanya memiliki kecepatan yang berbeda. Hal ini karena adanya penggunaan header yang berbeda. Pada EDGE, paket datanya mengandung header yang memungkinkan dilakukannya resegmentasi paket data. Artinya, apabila suatu paket data dikirimkan dengan menggunakan tingkat skema pengkodean yang tinggi (kecepatan lebih tinggi, koreksi kesalahan kurang) dan data tidak diterima dengan baik pada sisi penerima.

Setelah dilakukan permintaan pengiriman ulang (retransmisi) paket data yang salah terima itu, pada pengiriman selanjutnya, skema pengkodean yang digunakan dapat diganti dan disesuaikan dengan kondisi antarmuka radio. Artinya, pada pengiriman selanjutnya, packet data akan dikirimkan dengan menggunakan skema pengkodean yang lebih rendah, yang memiliki mekanisme koreksi kesalahan yang lebih baik. Sehingga diharapkan pada pengiriman kedua ini data dapat diterima dengan baik di sisi penerima.

Berbeda dengan GPRS, resegmentasi paket data ini tidak dapat dilakukan. Sehingga apabila suatu paket data telah dikirim dengan menggunakan suatu skema pengkodean tertentu. Maka walaupun data diterima salah di sisi penerima, pada saat pengiriman berikutnya,data tetap akan dikirim dengan menggunakan skema pengkodean yang sama. Sehingga kemungkinan paket data itu salah diterima di sisi penerima masih sama besar dengan sewaktu pengiriman pertama. Dengan demikian dapat dicapai keseimbangan antara kecepatan transfer dan kualitas data yang ditransfer.

EDGE for Mobile Internet

Perkembangan Teknologi EDGE Di Indonesia Dan Perkembangannya pada Masa Depan

Di Indonesia, teknologi EDGE sudah berkembang selama beberapa tahun sejak tahun terakhir EDGE. Perkembangan teknologi GSM di Indonesia bergulir secara pesat dimulai dengan penggelaran secara serempak dual band (GSM 900 dan 1800) dan dilanjutkan penggelaran GPRS secara serempak, telah berhasil menghantar industri memasuki fase 2,5 secara tidak terasa. Belum lama teknologi 2,5G bergulir, lahirlah teknologi 3G yang membawa revolusi dalam teknologi seluler Indonesia. Beberapa provider di Indonesia, seperti Indosat, Telkomsel, dan Excelcomindo berlomba- lomba menciptakan inovasi baru dengan mengusung teknologi 3G. Banyak masyarakat indonesia terutama bagi mereka yang tinggal di kota besar deperti Jakarta, Bandung, Medan, dan Surabaya yang menggunakan berbagai layanan 3G yang tersedia seperti panggilan video, download content, akses internet kecepatan tinggi, dll.

Setelah kurang lebih 2 tahun diperkenalkan 3G di Indonesia sekarang sudah muncul evolusi dari 3G yang dikenal dengan nama HSDPA atau 3,5G. HSDPA atau High Speed Downlink Packet Access merupakan teknologi yang berjalan pada platform 3G pada channel baru yang disebut High Speed Downlink Shared Channel (HS-DSCH). Dengan HDSPA, kecepatan downlink secara teori dapat mencapai 3,6 Mbps bandingkan dengan 3G yang hanya mencapai 384 Kbps. Karena masih berjalan pada platform 3G namun dengan kecepatan melampaui kecepatan 3G standar maka teknologi ini disebut juga sebagai 3,5G. Sebenernya perkembangan teknologi HSDPA pada 3G hampir mirip dengan perkembangan teknologi EDGE atau Enhanced GPRS (EGPRS) pada GPRS. Perlu diketahui, EDGE memiliki kecepatan downlink mencapai 236 Kbps, cukup cepat jika dibandingkan dengan GPRS standar yang memiliki kecepatan sekitar 50 Kbps. Karena hal tersebut pula teknologi EDGE atau GPRS juga dikenal dengan nama teknologi 2,75G.

EDGE for Mobile Internet

Perbedaan Akses Data GPRS > EDGE > 3G/UMTS > 3.5G/HSDPA

Perbedaan Akses Data GPRS > EDGE > 3G/UMTS > 3.5G/HSDPA – Teknologi sekarang sudah sangat maju dan GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA adalah generasinya. GPRS adalah generasi pertamanya disusul dengan Edge dengan memberikan layanan agak cepat lalu 3G dengan menghadirkan layanan tercepat dan akhirnya teknologi sekarang 3.5G menyingkirkan semua dengan menghadirkan layanan sangat cepat untuk mengakses data, dan mungkin akan hadir layanan 4G :p Emang Bener Loch!.

Berikut Perbedaan Akses Data GPRS > EDGE > 3G/UMTS > 3.5G/HSDPA :

GPRS (General Packet Radio Service) : suatu teknologi yang digunakan untuk pengiriman dan penerimaan paket data. GPRS sering disebut dengan teknologi 2.5G. Fasilitas yang diberikan oleh GPRS : e-mail, mms (pesan gambar), browsing internet. Secara teori GPRS memberikan kecepatan akses antara 56kbps sampai 115kbps.

EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) : teknologi perkembangan dari GSM, rata-rata memiliki kecepatan 3kali dari kecepatan GPRS. Kecepatan akses EDGE secara teori sekitar 384kbps. Fasilitas yang disediakan EDGE sama seperti GPRS (e-mail, mms, dan browsing).

UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) : perkembangan selanjutnya dari EDGE. UMTS sering disebut generasi ke tiga (3G). Selain menyediakan fasilitas akses internet (e-mail, mms, dan browsing), UMTS juga menyediakan fasilitas video streaming, video conference, dan video calling*). Secara teori kecepatan akses UMTS sekitar 480kbps.

HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat lah. Kalau gak lebih cepat apa gunanya menciptakan HSDPA. Semakin baru tekonologi pastinya semakin bagus .

EDGE for Mobile Internet

Daftar Isi

  1. Pengertian EDGE for Mobile Internet

  2. Kapasitas EDGE Sebagai Teknologi Data Transfer Tingkat Advance

  3. Sekilas Sejarah Perkembangan Teknologi EDGE

  4. Kapasitas dan Kapabilitas EDGE Sebagai Teknologi Mobile Generasi Ketiga (3G)

  5. Implementasi EDGE

  6. Proses Kecepatan EDGE

  7. Modulasi Pada EDGE

  8. Teknik Pengkodean Pada EDGE

  9. Perkembangan Teknologi EDGE Di Indonesia Dan Perkembangannya pada Masa Depan

  10. Perbedaan Akses Data GPRS > EDGE > 3G/UMTS > 3.5G/HSDPA

EDGE for Mobile Internet

Referensi

Lappeenranta University of Technology, Seminar material : GSM/EDGE Radio Access Network Siemens Indonesia, Training material : GPRS Overview

Pacey, Arnold. 2002. The Culture of Technology. Cambridge, MA: The MIT Press (AP)

Wikipedia .

Wifi-Security

Wifi-Security

Wireless Security (Hacking Wifi)

Jaringan nirkabel atau yang sering disebut dengan wireless network cukup mudah untuk di set up, dan juga terasa sangat nyaman, terutama jika kita menginginkan agar bisa berjalan jalan keliling rumah atau kantor dengan komputer portable tetapi tetap bisa tetap mengakses jaringan internet . Namun, karena wireless menggunakan gelombang , maka akan lebih mudah untuk di-hack daripada koneksi yang menggunakan kabel .

Jaringan Wifi memiliki lebih banyak kelemahan dibanding dengan jaringan kabel . Saat ini perkembangan teknologi wifi sangat signifikan sejalan dengan kebutuhan sistem informasi yang Mobile . Banyak penyedia jasa wireless seperti hotspot komersil , ISP, Warnet , kampus-kampus maupun perkantoran sudah mulai memanfaatkan wifi pada jaringan masing masing , tetapi sangat sedikit yang memperhatikan keamanan komunikasi data pada jaringan wireless tersebut . Hal ini membuat para hacker menjadi tertarik untuk mengexplore keamampuannya untuk melakukan berbagai aktifitas yang biasanya ilegal menggunakan wifi .

Pada artikel ini akan kita bahas berbagai jenis aktivitas dan metode yang dilakukan para hacker wireless ataupun para pemula dalam melakukan wardriving .

Wardriving adalah kegiatan atau aktivitas untuk mendapatkan informasi tentang suatu jaringan wifi dan mendapatkan akses terhadap jaringan wireless tersebut . Umumnya bertujuan untuk mendapatkan koneksi internet , tetapi banyak juga yang melakukan untuk maksud-maksud tertentu mulai dari rasa keingintahuan , coba coba , Research , tugas praktikum , kejahatan dan lain lain .

Wifi-Security

Kelemahan Wireless

Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni kelemahan pada konfigurasi dan kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan. Salah satu contoh penyebab kelemahan pada konfigurasi karena saat ini untuk membangun sebuah jaringan wireless cukup mudah. Banyak vendor yang menyediakan fasilitas yang memudahkan pengguna atau admin jaringan sehingga sering ditemukan wireless yang masih menggunakan konfigurasi wireless default bawaan vendor . Penulis sering menemukan wireless yang dipasang pada jaringan masih menggunakan setting default bawaan vendor seperti SSID, IP Address , remote manajemen, DHCP enable , kanal frekuensi, tanpa enkripsi bahkan user/password untuk administrasi wireless tersebut . WEP (Wired Equivalent Privacy) yang menjadi standart keamanan wireless sebelumnya, saat ini dapat dengan mudah dipecahkan dengan berbagai tools yang tersedia gratis di internet. WPA-PSK dan LEAP yang dianggap menjadi solusi menggantikan WEP, saat ini juga sudah dapat dipecahkan dengan metode dictionary attack secara offline.

Wifi-Security

beberapa tips untuk mengamankan wireless network.

Adapun langkah langkahnya sebagai berikut :

1. Memakai enkripsi.

Enkripsi adalah ukuran security yang pertama, tetapi banyak wireless access points (WAPs) tidak menggunakan enkripsi sebagai defaultnya. Meskipun banyak WAP telah memiliki Wired Equivalent Privacy (WEP) protocol, tetapi secara default tidak diaktifkan. WEP memang mempunyai beberapa lubang di securitynya, dan seorang hacker yang berpengalaman pasti dapat membukanya, tetapi itu masih tetap lebih baik daripada tidak ada enkripsi sama sekali. Pastikan untuk men-set metode WEP authentication dengan “shared key” daripada “open system”. Untuk “open system”, dia tidak meng-encrypt data, tetapi hanya melakukan otentifikasi client. Ubah WEP key sesering mungkin, dan pakai 128-bit WEP dibandingkan dengan yang 40-bit.

2. Gunakan enkripsi yang kuat.

Karena kelemahan kelemahan yang ada di WEP, maka dianjurkan untuk menggunakan Wi-Fi Protected Access (WPA) juga. Untuk memakai WPA, WAP harus men-supportnya. Sisi client juga harus dapat men-support WPA tsb.

3. Ganti default password administrator.

Kebanyakan pabrik menggunakan password administrasi yang sama untuk semua WAP produk mereka. Default password tersebut umumnya sudah diketahui oleh para hacker, yang nantinya dapat menggunakannya untuk merubah setting di WAP anda. Hal pertama yang harus dilakukan dalam konfigurasi WAP adalah mengganti password default tsb. Gunakan paling tidak 8 karakter, kombinasi antara huruf dan angka, dan tidak menggunakan kata kata yang ada dalam kamus.

4. Matikan SSID Broadcasting.

Service Set Identifier (SSID) adalah nama dari wireless network kita. Secara default, SSID dari WAP akan di broadcast. Hal ini akan membuat user mudah untuk menemukan network tsb, karena SSID akan muncul dalam daftar available networks yang ada pada wireless client. Jika SSID dimatikan, user harus mengetahui lebih dahulu SSID-nya agak dapat terkoneksi dengan network tsb.

5. Matikan WAP saat tidak dipakai.

Cara yang satu ini kelihatannya sangat simpel, tetapi beberapa perusahaan atau individual melakukannya. Jika kita mempunyai user yang hanya terkoneksi pada saat saat tertentu saja, tidak ada alasan untuk menjalankan wireless network setiap saat dan menyediakan kesempatan bagi intruder untuk melaksanakan niat jahatnya. Kita dapat mematikan access point pada saat tidak dipakai .

6. Ubah default SSID.

Pabrik menyediakan default SSID. Kegunaan dari mematikan broadcast SSID adalah untuk mencegah orang lain tahu nama dari network kita, tetapi jika masih memakai default SSID, tidak akan sulit untuk menerka SSID dari network kita.

7. Memakai MAC filtering.


Kebanyakan WAP (bukan yang murah murah tentunya) akan memperbolehkan kita memakai filter media access control (MAC). Ini artinya kita dapat membuat “white list” dari computer computer yang boleh mengakses wireless network kita, berdasarkan dari MAC atau alamat fisik yang ada di network card masing masing pc. Koneksi dari MAC yang tidak ada dalam list akan ditolak.

Metode ini tidak selamanya aman, karena masih mungkin bagi seorang hacker melakukan sniffing paket yang kita transmit via wireless network dan mendapatkan MAC address yang valid dari salah satu user, dan kemudian menggunakannya untuk melakukan spoof. Tetapi MAC filtering akan membuat kesulitan seorang intruder yang masih belum jago jago banget .

8. Mengisolasi wireless network dari LAN.

Untuk memproteksi internal network kabel dari ancaman yang datang dari wireless network, perlu kiranya dibuat wireless DMZ atau perimeter network yang mengisolasi dari LAN. Artinya adalah memasang firewall antara wireless network dan LAN. Dan untuk wireless client yang membutuhkan akses ke internal network, dia haruslah melakukan otentifikasi dahulu dengan RAS server atau menggunakan VPN. Hal ini menyediakan extra layer untuk proteksi.

9. Mengontrol signal wireless

802.11b WAP memancarkan gelombang sampai dengan kira kira 300 feet. Tetapi jarak ini dapat ditambahkan dengan cara mengganti antenna dengan yang lebih bagus. Dengan memakai high gain antena, kita bisa mendapatkan jarak yang lebih jauh. Directional antenna akan memancarkan sinyal ke arah tertentu, dan pancarannya tidak melingkar seperti yang terjadi di antenna omnidirectional yang biasanya terdapat pada paket WAP setandard. Selain itu, dengan memilih antena yang sesuai, kita dapat mengontrol jarak sinyal dan arahnya untuk melindungi diri dari intruder. Sebagai tambahan, ada beberapa WAP yang bisa di setting kekuatan sinyal dan arahnya melalui config WAP tsb.

10. Memancarkan gelombang pada frequensi yang berbeda.

Salah satu cara untuk bersembunyi dari hacker yang biasanya memakai teknologi 802.11b/g yang lebih populer adalah dengan memakai 802.11a. Karena 802.11a bekerja pada frekwensi yang berbeda (yaitu di frekwensi 5 GHz), NIC yang di desain untuk bekerja pada teknologi yang populer tidak akan dapat menangkap sinyal tsb.

Wifi-Security

Beberapa kegiatan dan aktifitas yang dilakukan untuk mengamanan jaringan wireless antara lain :

1. Menyembunyikan SSID

Banyak administrator menyembunyikan Services Set Id (SSID) jaringan wireless mereka dengan maksud agar hanya yang mengetahui SSID yang dapat terhubung ke jaringan mereka. Hal ini tidaklah benar, karena SSID sebenarnya tidak dapat disembuyikan secara sempurna. Pada saat saat tertentu atau khususnya saat client akan terhubung (assosiate) atau ketika akan memutuskan diri (deauthentication) dari sebuah jaringan wireless, maka client akan tetap mengirimkan SSID dalam bentuk plain text (meskipun menggunakan enkripsi), sehingga jika kita bermaksud menyadapnya, dapat dengan mudah menemukan informasi tersebut. Beberapa tools yang dapat digunakan untuk mendapatkan ssid yang dihidden antara lain, kismet (kisMAC), ssid_jack (airjack), aircrack , void11 dan masih banyak lagi.

2. Keamanan wireless hanya dengan kunci WEP

WEP merupakan standart keamanan & enkripsi pertama yang digunakan pada wireless, WEP memiliki berbagai kelemahan antara lain :

  • Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.

  • WEP menggunakan kunci yang bersifat statis

  • Masalah initialization vector (IV) WEP

  • Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32)

WEP terdiri dari dua tingkatan, yakni kunci 64 bit, dan 128 bit. Sebenarnya kunci rahasia pada kunci WEP 64 bit hanya 40 bit, sedang 24bit merupakan Inisialisasi Vektor (IV). Demikian juga pada kunci WEP 128 bit, kunci rahasia terdiri dari 104bit.

Serangan-serangan pada kelemahan WEP antara lain :

*Serangan terhadap kelemahan inisialisasi vektor (IV), sering disebut FMS attack. FMS

singkatan dari nama ketiga penemu kelemahan IV yakni Fluhrer, Mantin, dan Shamir.

Serangan ini dilakukan dengan cara mengumpulkan IV yang lemah sebanyak banyaknya. Semakin banyak IV lemah yang diperoleh, semakin cepat ditemukan kunci yang digunakan ( www.drizzle.com/~aboba/IEEE/rc4_ksaproc.pdf )

*Mendapatkan IV yang unik melalui packet data yang diperoleh untuk diolah untuk proses cracking kunci WEP dengan lebih cepat. Cara ini disebut chopping attack, pertama kali ditemukan oleh h1kari. Teknik ini hanya membutuhkan IV yang unik sehingga mengurangi kebutuhan IV yang lemah dalam melakukan cracking WEP.

*Kedua serangan diatas membutuhkan waktu dan packet yang cukup, untuk mempersingkat waktu, para hacker biasanya melakukan traffic injection. Traffic Injection yang sering dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan packet ARP kemudian mengirimkan kembali ke access point. Hal ini mengakibatkan pengumpulan initial vektor lebih mudah dan cepat. Berbeda dengan serangan pertama dan kedua, untuk serangan traffic injection,diperlukan spesifikasi alat dan aplikasi tertentu yang mulai jarang ditemui di toko-toko, mulai dari chipset, versi firmware, dan versi driver serta tidak jarang harus melakukan patching terhadap driver dan aplikasinya.

3. Keamanan wireless hanya dengan kunci WPA-PSK atau WPA2-PSK

WPA merupakan teknologi keamanan sementara yang diciptakan untuk menggantikan kunci WEP. Ada dua jenis yakni WPA personal (WPA-PSK), dan WPA-RADIUS. Saat ini yang sudah dapat di crack adalah WPA-PSK, yakni dengan metode brute force attack secara offline. Brute force dengan menggunakan mencoba-coba banyak kata dari suatu kamus. Serangan ini akan berhasil jika passphrase yang yang digunakan wireless tersebut memang terapat pada kamus kata yang digunakan si hacker. Untuk mencegah adanya serangan terhadap keamanan wireless menggunakan WPA-PSK, gunakanlah passphrase yang cukup panjang (satu kalimat) .

Tools yang sangat terkenal digunakan melakukan serangan ini adalah CoWPAtty (

http://www.churchofwifi.org/ ) dan aircrack ( http://www.aircrack-ng.org ) . Tools ini

memerlukan daftar kata atau wordlist, dapat di ambil dari http://wordlist.sourceforge.net/

4. MAC Filtering

Hampir setiap wireless access point maupun router difasilitasi dengan keamanan MAC

Filtering. Hal ini sebenarnya tidak banyak membantu dalam mengamankan komunikasi

wireless, karena MAC address sangat mudah dispoofing atau bahkan dirubah. Tools ifconfig pada OS Linux/Unix atau beragam tools spt network utilitis, regedit, smac, machange pada OS windows dengan mudah digunakan untuk spoofing atau mengganti MAC address. Penulis masih sering menemukan wifi di perkantoran dan bahkan ISP (yang biasanya digunakan oleh warnet-warnet) yang hanya menggunakan proteksi MAC Filtering. Dengan menggunakan aplikasi wardriving seperti kismet/kisMAC atau aircrack tools, dapat diperoleh informasi MAC address tiap client yang sedang terhubung ke sebuah Access Point. Setelah mendapatkan informasi tersebut, kita dapat terhubung ke Access point dengan mengubah MAC sesuai dengan client tadi. Pada jaringan wireless, duplikasi MAC address tidak mengakibatkan konflik. Hanya membutuhkan IP yang berbeda dengan client yang tadi.

5. Captive Portal

Infrastruktur Captive Portal awalnya didesign untuk keperluan komunitas yang

memungkinkan semua orang dapat terhubung (open network). Captive portal sebenarnya merupakan mesin router atau gateway yang memproteksi atau tidak mengizinkan adanya trafik hingga user melakukan registrasi/otentikasi. Berikut cara kerja captive portal :

  • user dengan wireless client diizinkan untuk terhubung wireless untuk mendapatkan IP

  • address (DHCP)

  • block semua trafik kecuali yang menuju ke captive portal (Registrasi/Otentikasi berbasis web) yang terletak pada jaringan kabel.

  • redirect atau belokkan semua trafik web ke captive portal

  • etelah user melakukan registrasi atau login, izinkan akses ke jaringan (internet)

Beberapa hal yang perlu diperhatikan, bahwa captive portal hanya melakukan tracking koneksi client berdasarkan IP dan MAC address setelah melakukan otentikasi. Hal ini membuat captive portal masih dimungkinkan digunakan tanpa otentikasi karena IP dan MAC adress dapat dispoofing.

Serangan dengan melakukan spoofing IP dan MAC. Spoofing MAC adress seperti yang sudah dijelaskan pada bagian 4 diatas. Sedang untuk spoofing IP, diperlukan usaha yang lebih yakni dengan memanfaatkan ARP cache poisoning, kita dapat melakukan redirect trafik dari client yang sudah terhubung sebelumnya. Serangan lain yang cukup mudah dilakukan adalah menggunakan Rogue AP, yaitu mensetup Access Point (biasanya menggunakan HostAP) yang menggunakan komponen informasi yang sama seperti AP target seperti SSID, BSSID hingga kanal frekwensi yang digunakan. Sehingga ketika ada client yang akan terhubung ke AP buatan kita, dapat kita membelokkan trafik ke AP sebenarnya. Tidak jarang captive portal yang dibangun pada suatu hotspot memiliki kelemahan pada konfigurasi atau design jaringannya. Misalnya, otentikasi masih menggunakan plain text (http), managemen jaringan dapat diakses melalui wireless (berada pada satu network), dan masih banyak lagi.

Kelemahan lain dari captive portal adalah bahwa komunikasi data atau trafik ketika sudah melakukan otentikasi (terhubung jaringan) akan dikirimkan masih belum terenkripsi, sehingga dengan mudah dapat disadap oleh para hacker. Untuk itu perlu berhati-hati melakukan koneksi pada jaringan hotspot, agar mengusahakan menggunakan komunikasi protokol yang aman seperti https,pop3s, ssh, imaps dst.

Wifi-Security

Cara memblokir wifi / hotspot

Saat ini banyak sekali tempat - tempat yang menyediakan fasilitas hot spot alias wifi. Fasilitas tersebut ada yang gratis alias free dan ada pula yang berbayar. Baik kantor pemerintah, sekolah, kampus, warnet, perusahaan swasta dan bahkan tempat - tempat umum seperti bandara, stasiun maupun terminal telah menyediakan fasilitas hot spot. Namun demikian kita tidak selalu dapat bebas mengakses wifi / hotspot tersebut dikarenakan mempunyai sistem proteksi / security yang ketat. Hal ini dikarenakan si admin hot spot / wifi di tempat tersebut menginginkan hanya orang tertentu saja yang dapat mengakses jaringannya. Namun kita juga tidak kehilangan akal untuk tetap dapat menggunakan fasilitas wifi tersebut dengan bebas. Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menembus security sebuah wifi / hotspot. Dalam artikel ini akan saya bahas cara "kloning". Mengapa disebut kloning, ini karena kita akan menduplikat PC / laptop pengguna wifi / hotspot yang sudah terdaftar / diijinkan untuk mengakses wifi. Dalam artikel ini saya menggunakan bantuan software scanner yang bernama WinARP yang dapat kita download secara free di internet. Menurut saya kemampuan WinARP ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun cara ini hanya dapat dilakukan untuk Wifi yang tidak menggunakan WEP Security.


Ciri - ciri hotspot yang demikian diantaranya kita diminta memasukkan user name dan password ketika sudah membuka browser (firefox, IE, google crome, dsb) dan bukan tipe yang harus memasukkan suatu "key" ketika akan konek ke wifi. Cara yang akan kita lakukan ini sebenarnya adalah kita akan mengubah IP dan Mac Address laptop / PC kita sama dengan PC / Laptop user yang sudah terdaftar / sudah login duluan. Langsung saja kita praktekkan, ikuti langkah langkah berikut :


1. Download WinARP.


2. Konek ke wifi yang akan ditembus.


3. Jalankan WinARP dan tekan tombol "scan" maka akan ditampilkan list semua komputer yang terhubung ke suatu jaringan, lihat gambar di bawah. Biasanya komputer gateway terletak pada IP paling atas. Di jendela ini terlihat dengan jelas alamat IP dan Mac Addres masing - masing komputer dan kita akan melakukan duplikasi pada salah satu komputer tersebut, sebaiknya anda mencatatnya dahulu untuk memudahkan.


4. Rubah Mac Address komputer / laptop kita kita dengan cara : klik kanan my computer --> properties --> Hardware --> Device manager. Kemudian klik kanan pada salah satu network adapter yang kita miliki dan klik properties --> Advanced --> Klik "Network Address".


5. Isikan Mac Addres komputer / laptop user yang akan kita kloning lalu klik "ok".


6. Rubah IP Address komputer kita dengan cara klik 2x icon jaringan di system tray kemudian klik properties --> Internet Protocol (TCP/IP) --> Properties. Isikan IP sesuai dengan IP komputer user akan kita kloning. Jangan lupa isikan gateway dan DNS dengan IP komputer router biasanya di list paling atas. kemudian klik "OK".


7. Selamat mencoba.


Wifi-Security

Wi-Fi Protected Access

WPA (bahasa Inggris: Wi-Fi Protected Access) adalah suatu sistem yang juga dapat diterapkan untuk mengamankan jaringan nirkabel. Metoda pengamanan dengan WPA ini diciptakan untuk melengkapi dari sistem yamg sebelumnya, yaitu WEP. Para peneliti menemukan banyak celah dan kelemahan pada infrastruktur nirkabel yang menggunakan metoda pengamanan WEP. Sebagai pengganti dari sistem WEP, WPA mengimplementasikan layer dari IEEE, yaitu layer 802.11i. Nantinya WPA akan lebih banyak digunakan pada implementasi keamanan jaringan nirkabel. WPA didesain dan digunakan dengan alat tambahan lainnya, yaitu sebuah komputer pribadi (PC).

Fungsi dari komputer pribadi ini kemudian dikenal dengan istilah authentication server, yang memberikan key yang berbeda kepada masing–masing pengguna/client dari suatu jaringan nirkabel yang menggunakan akses point sebagai media sentral komunikasi. Seperti dengan jaringan WEP, metoda enkripsi dari WPA ini juga menggunakan algoritma RC4 .

Pengamanan jaringan nirkabel dengan metoda WPA ini , dapat ditandai dengan minimal ada tiga pilihan yang harus diisi administrator jaringan agar jaringan dapat beroperasi pada mode WPA ini . Ketiga menu yang harus diisi tersebut adalah :

Server Komputer server yang dituju oleh akses point yang akan memberi otontikasi kepada client . beberapa perangkat lunak yang biasa digunakan antara lain freeRADIUS , openRADIUS dan lain-lain .

Port

Nomor port yang digunakan adalah 1812.

Shared Secret

Shared Secret adalah kunci yang akan dibagikan ke komputer dan juga kepada client secara transparent .

Setelah komputer diinstall perangkat lunak otontikasi seperti freeRADIUS, maka sertifikat yang dari server akan dibagikan kepada client.

Untuk menggunakan Radius server bisa juga dengan tanpa menginstall perangkat lunak di sisi komputer client . Cara yang di gunakan adalah Web Authentication dimana User akan diarahkan ke halaman Login terlebih dahulu sebelum bisa menggunakan Jaringan Wireless . Dan Server yang menangani autentikasi adalah Radius server .

Wifi-Security

Daftar Isi

  1. Wireless Security (Hacking Wifi)

  2. Kelemahan Wireless

  3. beberapa tips untuk mengamankan wireless network

  4. Beberapa kegiatan dan aktifitas yang dilakukan untuk mengamanan jaringan wireless antara lain :

  5. Cara memblokir wifi / hotspot

  6. Wi-Fi Protected Access

Wifi-Security

Referensi

http://trycahgo.blogspot.com/2009/05/wireless-security-hacking-wifi_17.html

Wi-Fi Alliance. (2003). Wi-Fi Protected Access: Strong, standards-based, interoperable security for today’s Wi-Fi networks. Retrieved March 1, 2004 from http://www.wifialliance.com/OpenSection/pdf/Whitepaper_Wi-Fi_Security4-29-03.pdf

Wi-Fi Alliance. (2004). Wi-Fi Protected Access™ security sees strong adoption: Wi-Fi Alliance takes strong position by requiring WPA security for product certification. Retrieved January 5, 2004 from http://www.wi-fi.org/opensection/ReleaseDisplay.asp?TID=4&ItemID=165&StrYear=2004&strmonth=2

Weakness in Passphrase Choice in WPA Interface, by Robert Moskowitz. Retrieved March 2, 2004 from http://wifinetnews.com/archives/002452.html

Press Release about new EAP types supported under WPA-Enterprise from http://www.wi-fi.org/OpenSection/ReleaseDisplay.asp?TID=4&ItemID=205&StrYear=2005&strmonth=4

http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi_Protected_Access


Digital Cinema

Digital Cinema

Pengertian sinema digital

Sebelum kita bahas tentang Digital Cinema Lebih baik diketahui dahulu apa itu Digital Cinama , Digital Cinema atau Sinema digital merujuk pada penggunaan teknologi digital untuk mendistribusikan dan menayangkan gambar bergerak . disini Sebuah film dapat didistribusikan lewat perangkat keras , piringan optik atau satelit serta dapat ditayangkan menggunakan proyektor digital alih-alih proyektor film konvensional .

Sinema digital berbeda dari HDTV atau televisi high definition . Sinema digital tidak bergantung pada penggunaan televisi atau standar HDTV , aspek rasio atau peringkat bingkai . meskipun perkembangan terakhir di HDTV menyebabkan kebangkitan kepentingan terkait dalam menggunakan format HD untuk sinema digital , yang dikenal sebagai cinema HD . Proyektor digital yang memiliki resolusi 2K mulai disebarkan pada tahun 2005 dan sejak tahun 2006 . 2K disini mengacu pada resolutions 2048×1080 (1.90:1) dan 4K pada 4096×2160 (1.90:1) .

sinema digital dapat dibuat dengan media video yang untuk penayangannya dilakukan transfer dari format 35 milimeter (mm) ke format high definition (HD) . Proses transfer ke format HD melalui proses cetak yang disebut dengan proses blow up . Setelah menjadi format HD, penayangan film dilakukan dari satu tempat saja dan dioperasikan ke tempat lain dengan menggunakan satelit , sehingga tidak perlu dilakukan salinan film .

*Contohnya dapat dilihat dari beberapa bioskop di Jakarta , film dapat dioperasikan atau diputar ke bioskop-bioskop di daerah melalui satelit .

Digital Cinema

Sejarah sinema digital

Sutradara film George Lucas menyatakan “bahwa film yang berkembang pada abad pertengahan ke-19 mulai dikembangkan dari sebuah fotografi melalui media dengan menggunakan pita seluloid untuk menangkap dan merekam gambar”. Teknologi ini menjadi dasar pembuatan sebuah film , Lucas menyebutkan bahwa pada akhir abad ke-19 sampai akhir abad ke-20 telah ditemukan pengganti sebuah pita seluloid yaitu teknologi digital yang merupakan awal baru untuk penggarapan sebuah film dan bioskop . Teknologi digital membawa pengaruh besar dalam dunia perfilman mulai dari tahap pembuatan hingga tahap distribusi .

Masuk pada era modern , *baru-baru ini pada akhir tahun 2005 minat dari pada proyeksi film 3D stereo digital telah menyebabkan kemajuan baru pada bagian teater untuk bekerja sama dalam jumlah terbatas menginstal 2K instalasi untuk menunjukkan film dalam bentuk 3D. hampir Tujuh lebih film 3D digital akan dijadwalkan rilis pada tahun 2006 atau 2007 . Ini menunjukan akan meningkatnya jumlah 2K instalasi ke beberapa ratus pada akhir tahun 2006 . untuk biaya format target yang direncanakan 4K jauh lebih besar dan kemungkinan akan tetap ditunda sampai hasil yang lebih untuk 3D dievaluasi . 2K tidak benar-benar memperbaiki film yang ada sidik jarinya kecuali dalam menghilangkan goresan , dimana jika pada 4K kemungkinan akan terlihat lebih baik dari film 35mm . jika terbukti 3D yang menjadi factor mak akan terlihat jauh lebih baik dalam format 4K lebih besar .

Digital Cinema

Perbedaan sinema digital

Bila dilihat sinema digital hanya berbeda dengan sinema konvensional , disini dilihat juga dalam hal visualisasi dan suara . Visualisasi sinema digital berbentuk garis-garis sementara untuk sinema konvensional yang menggunakan media pita seluloid , memiliki struktur visualisasi berupa titik-titik . Untuk kualitas suara , sinema digital hanya dapat memberi kualitas suara stereo . Sementara sinema konvensional , memiliki kualitas suara dolby surround .

Digital Cinema

Perangkat Keras untuk Digital Cinema

  1. kamera

Pada tahun 2007, medium pengalihan paling umum bagi fitur yang ditayangkan secara digital adalah pita film 35 mm yang dipindai dan diproses pada resolusi 2K (2048×1080) atau 4K (4096×2160) lewat penengah digital . Kebanyakan fitur digital saat ini sudah bisa merekam pada resolusi 1920x1080 menggunakan kamera seperti Sony CineAlta , Panavision Genesis atau Thomson Viper . Kamera-kamera baru seperti Arriflex D-20 dapat menangkap gambar dengan resolusi 2K dan kamera bernama Red One keluaran perusahaan Red Digital Cinema Camera Company dapat merekam dengan resolusi 4K . Penggunaan proyeksi 2K pada sinema digital telah mencapai lebih dari 98 persen . Baru-baru ini perusahaan Dalsa Corporations Origin mengembangkan kamera yang dapat merekam dengan resolusi 4K RAW . Selain itu, ada jenis kamera lain yang dapat merekam dengan resolusi 5K RAW seperti RED EPIC. Ada juga kamera yang dapat merekam dengan resolusi 3K RAW . jika dilihat semakin jaman akan semakin lebih banyak lagi kamera yang mempunyai resolusi lebih besar dan lebih canggih dalam pembuatannya dan untuk kebutuhan sinema digital .

2. Proyektor

Untuk menayangkan sinema digital , diperlukan proyektor yang berbeda dengan proyektor untuk menayangkan sinema konvensional .

*Terdapat dua jenis proyektor yang dapat digunakan untuk menayangkan sinema digital :

  • proyektor DLP

Proyektor DLP memiliki resolusi 1280×1024 atau setara dengan 1.3 megapiksel . Proyektor DLP dikembangkan oleh perusahaan Texas Instrument. Ada tiga pabrik yang telah memiliki lisensi untuk memproduksi teknologi sinema DLP yaitu Christie Digital Systems, Barco, dan NEC . Christie yang telah lama berdiri sebagai pabrik teknologi proyektor sinema konvensional, adalah pembuat proyektor CP2000 --bentuk dasar proyektor yang paling banyak tersebar secara global (total kira-kira 5,500 unit). Barco meluncurkan seri DLP dengan resolusi 2K yang masih kalah dengan proyektor sinema digital DCI. Barco juga merancang dan mengembangkan produk proyektor dengan tingkat visualisasi berbeda bagi pembuat film profesional. NEC memproduksi Starus NC2500S, NC1500C dan NC800C proyektor 2K bagi layar kecil, medium dan besar. NEC juga memproduksi sistem penyedia sinema digital Starus dan alat-alat lain untuk menghubungkan dengan computer, tape analog atau digital, penerima satelit, DVD dan lain-lain.


Disini dapat dijelaskan bahwa NEC adalah pendatang baru dalam industri proyektor sinema digital , Christie adalah pemain utama dalam pasar Amerika Serikat. Sedangkan Barco memimpin pasar Eropa dan Asia.

  • proyektor DCI

proyektor DCI memiliki dua jenis spesifikasi, yaitu 2K (2048×1080) atau setara 2.2 MP pada 24 atau 48 bingkai dan 4K (4096×2160) atau setara dengan 8.85 MP pada 24 bingkai per detik .

Teknologi penayangan sinema digital lainnya dibuat oleh perusahaan Sony dan diberi label teknologi "SXRD" . Proyektor-proyektor SXRD seperti SRXR210 dan SRXR220 , menawarkan resolusi 4096x2160 (4K) dan memiliki piksel empat kali lebih banyak dari pada proyektor 2K . Proyektor sinema digital Sony juga memiliki harga yang kompetitif dengan proyektor DLP 2 K yang memiliki resolusi lebih rendah (2048x1080 atau setara dengan 2.2 megapiksel) .

3. Sound System

Terintegrasi dengan otomatisasi yang ada dan sistem suara , memberikan kualitas gambar dan suara yang luar biasa menakjubkan . Dan Dolby Digital Cinema memenuhi spesifikasi kunci DCI sambil memberikan operasi sederhana , kehandalan yang luar biasa , dan tingkat keamanan tertinggi dalam bisnis . Sistem ini server digital pertama untuk mencapai Federal Information Processing Standards (FIPS) Tingkat 3 sertifikasi , memastikan tingkat tertinggi perlindungan anti pembajakan sebagaimana ditentukan oleh DCI .

Digital Cinema

Proses pasca-produksi sinema digital

Pada proses pasca produksi ini , dapat dilihat bahwa sampai saat ini , proses pembuatan film yang masih menggunakan kamera pita seluloid 35mm atau 70mm . yang sudah kita ketahui memiliki kualitas gambar yang lebih rendah bila dibandingkan dengan proses pembuatan film yang menggunakan teknologi digital . Selain itu dengan menggunakan teknologi digital untuk proses produksi dan pasca produksi bisa menggunakan atau memanfaatkan computer . Digital film dimulai pada akhir 1980-an ketika Sony membawa konsep ‘sinematografi elektronik, namun sayangnya inisiatif itu harus gagal . Pada akhir tahun 1990-an, dengan diperkenalkannya teknologi HDCAM dan mengganti nama menjadi ‘sinematografi digital’ yang proses pembuatannya menggunaakan kamera digital dan pada akhirnya teknologi ini mengambil alih untuk semua proses pembuatan film . kembali kepada George Lucas karena dia merupakan orang yang sangat berperan dalam melahirkan teknologi baru ini , ketika pada tahun 2001 dia menggarap sebuah film berjudul star wars dengan meggunakan Sony HDW-F900 HDCAM yang dilengkapi dengan lensa panavision camcorder high-end . High-end kamera menggunakan sensor tunggal yang ukurannya hampir setara dengan 35mm frame . Selain itu, pengambilan gambar dalam format HDTV progresif memberikan gambar yang berukuran 720-1080 pixel .

Digital Cinema

Keuntungan ekonomi dan kelebihan sinema digital

Penggunaan teknologi digital dalam proses produksi memberikan keuntungan , bila sebelumnya dalam penggarapan sebuah sinema , sinema harus dibuat dengan pita seluloid yang harganya bisa dibilang sangat mahal . Pita seluloid 35 mm satu rollnya berharga empat juta dan hanya mampu merekam sepanjang empat menit . Berarti bayangkan bila yang kita buat itu sinema berdurasi seratus menit harus berapa dana yang kita keluarkan ? 25 juta rupiah , tentu harga yang besar bukan . Itu hanya untuk merekam gambar dan belum untuk mengedit dan memperbanyak gambar . Pada sinema seluloid , sinema harus melalui proses printing dan blow up yang bisa menghabiskan dana minimal 233 juta rupiah . Sedangkan biaya untuk membuat kopi sinema adalah 10 juta rupiah . Padahal untuk diputar di bioskop di seluruh Indonesia, sebuah sinema minimal harus memiliki 25 kopi . Artinya produser harus menyediakan dana 250 juta rupiah.

Sedangkan biaya untuk proses pembuatan secara digital dibutuhkan dana yang jauh lebih rendah dibanding mengunakan pita seluloid . Untuk proses pengeditan secara digital , file bisa disimpan kedalam hardisk atau memori flash . Selain itu file nya bisa didownload dengan menggunakan sistem RAID (Redundant Array of Inexpensive/Drives independen/Disk). Oleh karena itu, bagi para produser sinema digital merupakan teknologi yang sangat murah . Teknologi ini dapat dijadikan alternatif untuk para pembuat film yang ingin berkarya dengan biaya yang tidak mahal dapat menghasilkan sebuah karya yang bernilai harganya .

Digital Cinema

Penayangan sinema digital

Walau sinema digital memiliki keuntungan dalam tahap produksi dan pascaproduksi namun penayangannya masih menjadi hambatan besar. Mengapa demikian ? karena sebagian besar bioskop di Indonesia hanya memiliki alat untuk memutar sinema seluloid . Satunya-satunya cara agar sinema digital bisa diputar di bioskop hanyalah dengan mencetaknya kembali dalam pita seluloid . Sedangkan tidak semua sinema digital yang berformat video bisa ditransfer menjadi seluloid karena standar video adalah 625 garis atau 525 garis . Sedangkan, kualitas imaji seluloid 35 mm setara dengan 2.500 garis . Jadi kalau dari video digital ditransfer ke seluloid , hasilnya akan jauh dari memuaskan . Di Indonesia untuk saat ini hanya Blitzmegaplex yang mempunyai peralatan yang mampu menayangkan film dengan format digital .

Digital Cinema

Daftar isi

  1. Pengertian sinema digital

  2. Sejarah sinema digital

  3. Perbedaan sinema digital

  4. Perangkat Keras untuk Digital Cinema

  5. Proses pasca-produksi sinema digital

  6. Keuntungan ekonomi dan kelebihan sinema digital

  7. Penayangan sinema digital

Digital Cinema

Referensi

http://id.wikipedia.org/wiki/Sinema_digital

http://huanghosay.blogspot.com/2010/10/4-digital-cinema.html

Dharmawan, NA. 2007. Serba-serbi Digital.Bandung: Grafika

keuntungan digital cinema


Digital Music

Digital Music

Pengertian music digital

Musik Digital atau digital music dapat di artikan sebagai harmonisasi bunyi yang dibuat melalui perekaman konvensional maupun suara sintetis yang disimpan dalam media berbasis teknologi computer . Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar , kualitas tinggi , jangka panjang dan berjaringan luas .

Digital Music

Sejarah singkat tentang perkembangan format music

  • Piringan Hitam diputar dengan Gramophone

Pada awalnya , seperti yang kita ketahui format music masih identik dengan piringan hitam , disini kita akan menjelaskan tentang piringan hitam itu sendiri . piringan hitam itu merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc . Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887 . Namun sayangnya tidak pernah terwujud . Pada tahun yang sama , Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan hitam) yang berfungsi untuk merekam suara yang kebanyakan digunakan untuk keperluan kantor . Nama Gramophone berasal dari Emilie Berliner yang pada tahun 1888 menemukan piringan hitam jenis baru dan mematenkannya di bawah label Berliner Gramaphone . Pada tahun 1918 masa pematenan berakhir , semua label pun berlomba-lomba untuk memproduksi piringan hitam . Pada masa itu, kebanyakan pemilik gramophone masih terbatas pada kalangan menengah atas saja .

  • Kaset diputar dengan tape, walkman

Siapa yang tidak tahu kaset ? hampir mustahil apabila ada orang yang tidak mengetahui apa kaset itu . kaset dapat diputar dengan tape dan walkman . disini kita akan menerangkan sedikit tentang kaset itu . kaset atau Compact audio cassette diperkenalkan oleh Philips sebagai media penyimpanan audio di Eropa pada tahun 1963 . Kemudian pada tahun 1965 mulai diproduksi secara missal . Pada tahun 1971, Advent Corporation memperkenalkan Model 201 tape deck yang mengkombinasikan Dolby Type B dan chromium dioxide (Cr02). Inilah cikal bakal music cassette player. Tahun 1980an muncul Walkman dari Sony sebagai media pemutar kaset portable . Pita kaset dapat merekam lagu dengan durasi hingga 1 jam di setiap sisinya . Kualitasnya cukup baik namun kerap kali terjadi penurunan kualitas suara yang dihasilkan ketika pita kaset mengalami gangguan, kotor atau rusak.

  • CD, VCD, DVD diputar dengan CD player, discman

CD dibuat dalam usaha merampingkan media penyimpanan musik dengan memperbaiki kualitas suara yang dihasilkan . Pada November 1984, dua tahun setelah CD diproduksi secara massal, Sony mengeluarkan Discman sebagai media pemutar portable . Musik dalam format CD, VCD maupun DVD memiliki kualitas suara yang lebih baik tetapi tetap mengalami gangguan jika disc tersebut tergores , berdebu atau pun rusak .

  • Musik Digital diputar dengan MP3 Player, iPod

Musik Digital menggunakan sinyal digital dalam proses reproduksi suaranya. Sebagai proses digitalisasi terhadap format rekaman musik analog , lagu atau musik digital mempunyai beraneka ragam format yang bergantung pada teknologi yang digunakan, yaitu sebut saja :

MP3

MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital . Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio . Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro .

WAV

WAV merupakan standar suara de-facto di Windows . Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain . Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar .

AAC

AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997 . Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz-dua kali MP3. Format ini digunakan Apple pada toko musik online-nya, iTunes. Kualitas musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. iPod, pemutar musik digital portabel dari Apple, adalah peranti terkemuka yang mendukung format ini .

WMA

Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini.

Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC . Format ini cukup populer dan didukung oleh peranti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.

Ogg Vorbis

Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.

Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada bitrate rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.


Real Audio

Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan dalam layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas RealAudio menggunakan standar AAC MPEG-4.

MIDI

Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer atau peranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.

Digital Music

Musik Digital sebagai Inovasi Baru

Music digital merupakan inovasi terbaru dalam bidang music . sebut saja dengan format MP3, OOG, atau WAV musik digital mulai mengeluarkan kelebihannyanya . Banyaknya penikmat dan pemutar musik digital yang mendukung dengan adanya format ini , kemudian membuat era baru musik digital . Misalnya kalau sebelumnya, musik di-ripped- istilah untuk ekstraksi audio digital – dan terperangkap di PC dan Mac dengan aplikasi semacam iTunes. Kini dengan hadirnya iPod sebagai peranti musik portable canggih yang pernah diciptakan, terjadi perpaduan kenyamanan web dengan portabilitas dan fungsi sebagai sebuah platform yang benar-benar universal. Hal lain yang mendukung transformasi media sang musik adalah tindakan label-label besar yang meninggalkan sistem proteksi musik digital atau digital right management (DRM). Sampai tahun 2007 lalu, label-label besar masih tidak yakin penghapusan DRM akan mendongkrak penjualan album karena tanpa hal tersebut musik digital dengan bebas didisribusikan di antara konsumen yang berarti tak ada pemasukan untuk label.

Digital Music

Elemen Pendukung

Jika dilihat sekarang , banyak sekali elemen yang mendukung adanya music digital . bisa kita ambil contoh ada beberapa situs yang menyediakan lagu yang dapat didownload secara langsung (gratis) atau berbayar . Lagu yang ditawarkan berformat digital . Misalnya situs www.napster.com yang cukup digandrungi kala itu namun harus berakhir karena dianggap melanggar hak cipta . Ada pula Insound, Rhapsody, dan Apple iTunes Music Store, Lala.com, mdu04522.com dan lain sebagainya. Selain itu di Indonesia kini ada pula toko musik digital secara online misalnya equionxdmd dan Import hingga Digital Beat Store . semakin gencarnya media-media seperti ini semakin mungkin bisa membantu dalam perkembangan music digital itu sendiri atau bisa juga sangat menjatuhkan bidang industri digital music itu sendiri .

Digital Music

Keunggulan Musik Digital

Musik dalam format digital memiliki beberapa keunggulan dibanding musik dalam medium konvensional, yaitu :

format yang beragam dapat disesuaikan dengan teknologi yang digunakan

kualitas copy yang serupa dengan master memudahkan penggandaan dari pihak perusahaan rekaman tanpa menurunkan mutu .

proses penjualan dengan pendekatan single atau satu lagu terbukti jauh lebih efektif dan efisien ketimbang medium konvensional seperti kaset atau CD .

Digital Music

Kekurangan Musik Digital

Dari satu sisi kelebihan pasti akan memiliki kekurangan , musik digital pun memiliki beberapa kekurangan yaitu :

kemudahan perekaman dan penggandaan rekaman memacu terjadinya pembajakan yang tentu saja akan merugikan .

penyebaran musik digital di Internet tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh label sehingga mempengaruhi pemasukan untuk label .

Digital Music

Seni atau pembajakan Music Digital

nilai seni itu akan mahal kalau kita menghargai akan barang seni tersebut , tetapi sebailknya . nilai seni akan berharga murah jika kita tidak menghargai barang seni tersebut .

inti yang bisa dipetik adalah hasil seni itu akan berharga tinggi saat kita melihat kualitas , originalitas dan memberikan penghargaan akan hasil karya orang tersebut dengan nilai yang pantas . Terlepas dari kecanggihan teknologi . pembajakan , pengkopian dan sejenisnya pasti akan menurunkan kualitas , originalitas dan tentunya sangat tidak respek akan hasil karya orang lain .

Terlepas dari kecanggihan teknologi saat ini , penghargaan akan nilai karya seni tidak terlepas dari budaya dan mental dari masing- masing individu .disini banyak individu yang menyebut “music sebagaian dari hidupnya” , “music selamanya” . namun dalam kenyataannya masih banyak orang yang mementingkan kebutuhan pribadinya . contoh kongkritnya masih memuaskan dirinya dengan membeli kaset bajakan , atau mengcopi file yang ingin dia punya . bila dilihat seperti ini apa masih bisa music digital dikatakan sebuah seni ? atau sebuah perusahaan besar bagi penikmat music bajakan?

Digital Music

Hancurnya industri music diindonesia

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang hancurnya industry music diindonesia , berikut penjelasan terusan dari Seni atau pembajakan Music Digital mari kita simak dan renungi statement yang dikatakan billy corgan dan dik doang .

  • statement billy corgan tentang digital music

Billy corgan salah satu mantan vokalis smashing pumpkins pernah mengatakan bahwa suatu saat industri musik semuanya akan bisa dibeli secara digital dan bisa didengar dimanapun dan CD hanyalah sample yang dibagikan secara gratis.


istilah digital musik sendiri muncul setelah era analog musik (pita hitam dan sejenisnya) sudah dapat digantikan oleh CD dan berkembangnya format mpeq (dimana format mpeq generasi 3 dikenal dengan mp3).dari sinilah perkembangan industri musik digital semakin pesat. Musik sudah bisa didengar dari ipod, mp3 player, handphone, PC, dll.bagaimana dengan digital musik di indonesia ??

  • statement dik doing

di dalam acara tahunan AMI Awards 2006 (anugrah musik di indonesia yang cukup konsisten), dik doang sempat tampil dengan dentingan gitar dan beberapa kata yg teruntai dalam puisi :

"KIta cukup gembira, karena sekarang banyak band muda yang bermunculan"

"band-band tersebut muncul dengan kualitas yang bagus"

"dengan lagu-lagu yang asyik"

"tapi jangan senang dulu kalau lagu kamu masuk di posisi tangga lagu beberapa radio"

"tapi jangan senang dulu kalau lagu-lagu kamu memenangkan beberapa penghargaan"

"karena album kamu akan dibajak !!!"

"dan konyolnya album bajakan itu dijual bebas di depan kantor polisi !!"

"dimana para aparat yang harusnya melindungi kita sebagai seniman dari pembajak !? dimana ??"

"Saat kita menyanyikan HAPPY BIRTHDAY TO YOU pencipta lagu ini akan menikmati royalti di hari tuanya"

"tapi itu di amerikaaa..."

"jangan mengkhayal dulu teman-temanku.."

"hari ini album kita hanya terjual beberapa kopi"

"karena besoknya mereka sudah membajak album kita"

"dan kita hanya termenung di hari tua temanku"

dari statement billy corgan dan dik doang, bagaimana dengan industri musik indonesia sendiri ? industri musik indonesia saat ini bisa dibilang mengalami perkembangan yang bagus . Sekarang , Musik anak negeri sendiri lebih disukai daripada musik manca Negara , ini juga ditandai dengan banyak band-band pendatang baru yang cukup memberikan alternatif nuansa musik yang heterogen dan juga perkembangan musik indie yang makin menjamur dengan kualitas yang bagus .

Apresiasi digital musik di indonesia juga memberikan harapan besar untuk membeli mp3 secara legal seperti wwww.importmusik.com , beberapa situs musik yang mempromosikan lagu-lagu dari beberapa band indonesia yang hanya bisa didengarkan tanpa bisa didownload dan beberapa Mobile operator yang menyediakan layanan nada panggil pribadi (Ringbacktone).

Terlepas dari berita perkembangan industri musik indonesia yang bagus diatas,apresiasi terhadap karya seni musik ini juga masih kurang baik dari pihak pemerintah , praktisi industri musik dan juga masyarakat luas . CD bajakan dan MP3 secara bebas terjual di beberapa tempat , web yang memberikan download mp3 secara gratis dan budaya yang merasa bangga kalau baru mendapatkan mp3 dari album terbaru band yang lagi hits .

Bayangkan saja , Suatu band yang baru launching albumnya 2 hari yang lalu . hari ini sudah bisa didapatkan mp3-nya satu album penuh !! para seniman musik sudah tidak bisa mengandalkan hasil penjualan album . mungkin hanya kontrak dengan label dan beberapa konser di beberapa stasiun televisi dan konser di beberapa tempat mereka dapat income lebih . Ini juga mungkin terjadi di indie musik , perusahaan label di Indonesia . Sudah banyak perusahaan label di indonesia yang harus diakuisisi , bangkrut dan sejenisnya karena pembajakan , mudahnya akses untuk mendapat mp3 secara gratis . meskipun sudah banyak produk CD yang sudah berusaha diprotek tapi jika semua hal diatas tidak segera direspon maka hancurnya industri musik indonesia di masa datang secara pasti akan terjadi . jika tidak mau terjadi , maka hal ini harus segera diantisipasi oleh semua pihak . sekarang semua pilihan itu tentu kembali ke kita . mau industry music Indonesia tetep maju atau hancur ? tentunya kembali ke hati nurani kita masing – masing . karana kita tidak mungkin mengubah budaya yang sudah ada . maka ubahlah budaya dalam diri kita

Digital Music

Daftar isi

  1. Pengertian music digital

  2. Sejarah singkat tentang perkembangan format music

  3. Musik Digital sebagai Inovasi Baru

  4. Elemen Pendukung

  5. Keunggulan Musik Digital

  6. Kekurangan Musik Digital

  7. Seni atau pembajakan Music Digital

  8. Hancurnya industri music diindonesia

Digital Music

Referensi

Jollie edisi Januari 2008

Mirabito, M.A.M., & Morgenstern, B.L (2004). New Communication Technology : Application, Policy, and Impact, fifth edition UK : Focal Press

Tabloid TrenDigital No. 24 Tahun II

http://www.kbga.org/blog/wp-content/pirate.jpg

http://djwirya.com/forum/viewtopic.php?id=370

Mengenai Saya

Foto Saya
saya pelajar biasa di SMAN 13 BEKASI, yang hobinya main komputer, dengerin musik, & seneng banget tendangin samsak. ngajar kyokushin karate di lapangan serbaguna di belakang rumah, latihan kyokushin karate di GOR BEKASI, & latihan karate sejak kelas 1 SD umur 5 tahun. & tahun 2007 menjajaki beladiri lain "taekwondo" allhamdulilah saya bisa berprestasi juga di taekwondo, sampe sekarang.